KLATEN – Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Peningkatan Mutu Pelayanan Puskesmas tahun 2026 selama dua hari, pada tanggal 21 dan 22 Oktober 2026, bertempat di Tjokro Hotel Klaten. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten dalam memperkuat pelaksanaan peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas secara berkesinambungan, sekaligus mengevaluasi hasil pelaksanaan bimbingan dan pengawasan mutu pelayanan yang telah dilakukan.
Kegiatan diawali dengan sambutan dan arahan dari dr Anggit Budiarto selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten. Dalam arahannya, Kepala Dinas Kesehatan menekankan pentingnya komitmen seluruh jajaran Puskesmas dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan pasien, kepuasan masyarakat, serta pemenuhan standar pelayanan kesehatan. Agenda ini dihadiri oleh Kepala Puskesmas, tim TPCB Dinas Kesehatan Klaten, staff puskesmas dan perwakilan dari Labkesda. Dengan menghadirkan narasumber dari Direktorat Fasilitas dan Mutu Pelayanan Kesehatan Primer Kementrian Kesehatan Republik Indonesia yaitu drg Idawatylina, M.Kes dan dr. Rinda Juwita, serta narasumber dari Dinkes Provinsi Jawa Tengah yaitu Sri Sujati, S.Kep,Ns,M.Sc.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas Tim Mutu Puskesmas dalam penerapan standar mutu secara konsisten, melalui pendalaman materi, forum diskusi interaktif, serta praktik penerapan yang meliputi:
1. Hasil Evaluasi Mutu Puskesmas
2. Pembahasan Hasil Evaluasi Mutu
3. Kebijakan Mutu Pelayanan Kesehatan
4. Pemanfaatan Hasil Evaluasi untuk perbaikan puskesmas
5. Feedbcak Evaluasi Implementasi Mutu Puskesmas
6. Strategi Peningkatan Mutu Pelayanan Puskesmas
7. Audit Mutu Internal
8. Manajemen Risiko
9. Manajemen Fasilitas Kesehatan (MFK)
Melalui kegiatan evaluasi ini, diharapkan seluruh Puskesmas dapat menjadikan hasil bimbingan dan pengawasan sebagai bahan refleksi dalam mengidentifikasi permasalahan, menentukan prioritas perbaikan, serta menyusun langkah tindak lanjut yang efektif dan berkelanjutan. Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan difokuskan pada evaluasi hasil bimbingan dan pengawasan mutu pelayanan Puskesmas, identifikasi kendala dan tantangan dalam penerapan peningkatan mutu internal, serta pembahasan strategi perbaikan untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pelayanan kesehatan.
Evaluasi ini juga menjadi wadah koordinasi, diskusi, dan penyamaan persepsi dalam memperkuat implementasi program peningkatan mutu di masing-masing Puskesmas. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat terbangun komitmen bersama untuk terus mengembangkan inovasi dan perbaikan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.